Redaksi – Deteksi
Trenggalek,(deteksimedia.id) – Polres Trenggalek menggelar pemeriksaan kesehatan berkala atau Rikkesla sebagai langkah strategis memetakan (mapping) status kesehatan para personelnya. Agenda menyeluruh ini rutin dilaksanakan guna memastikan setiap anggota Polri di wilayah hukum Trenggalek selalu dalam kondisi fisik prima saat menjalankan tugas mengayomi masyarakat.
Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, menegaskan bahwa pengecekan kesehatan ini merupakan hak sekaligus kewajiban bagi setiap anggota. Setidaknya setiap enam bulan sekali, personel baik dari tingkat Polres maupun Polsek jajaran wajib mengikuti pemeriksaan secara bergiliran berdasarkan skala prioritas.
“Rikkesla kali ini diikuti oleh 113 personel. Kami membaginya dalam tiga kategori usia, dengan mayoritas adalah personel di atas usia 40 tahun sebanyak 81 orang,” ujar AKBP Ridwan di sela-sela kegiatan.
Ia merinci, selain kelompok usia senior, terdapat 24 personel kategori usia 30-40 tahun dan 8 personel di bawah usia 30 tahun yang turut menjalani pemeriksaan intensif. Langkah ini diambil agar seluruh lapisan usia anggota terpantau kebugarannya secara mendetail.
Dalam pelaksanaannya, Polres Trenggalek tidak bergerak sendiri. Sidokkes Polres Trenggalek menjalin kolaborasi lintas institusi medis, mulai dari Biddokkes Polda Jatim, RS Bhayangkara Tulungagung, hingga laboratorium profesional Tirta Medika Center Surabaya.
“Kami memprioritaskan anggota yang akan mengikuti jenjang pendidikan karir seperti PTIK, Sespima, SIP, hingga PAG. Termasuk anggota yang terindikasi memiliki riwayat sakit kronis,” jelas AKBP Ridwan.
Lebih dari sekadar pemeriksaan rutin, Rikkesla berfungsi sebagai alat deteksi dini. Jika ditemukan adanya gangguan kesehatan yang serius, Polres Trenggalek akan segera memberikan rujukan ke rumah sakit Polri agar personel tersebut mendapatkan penanganan medis yang tepat.
Guna memastikan pemulihan yang maksimal, Sidokkes Polres Trenggalek juga berperan aktif melakukan pengawasan pasca-pemeriksaan. Pendampingan dilakukan secara berkala untuk memantau perkembangan anggota yang memerlukan terapi khusus.
“Sidokkes akan melakukan *home visit* dan visitasi berkala untuk memantau pengobatan atau terapi lanjutan yang dijalani anggota,” pungkasnya.(*)




