Deteksi Media

SINERGI TANPA BATAS : Warga Patemon dan Warga Wringin Anom Gotong Royong Bangun Jembatan Limpas Darurat. ++++

SINERGI TANPA BATAS : Warga Patemon dan Warga Wringin Anom Gotong Royong Bangun Jembatan Limpas Darurat. ++++

 

Bay  —  Deteksi

Situbondo(deteksimedia.id), edisi Selasa, 03 Maret 2026 ____ Jatibanteng ___ Semangat kebersamaan membuncah di perbatasan Desa Patemon dan Desa Wringin Anom – Jatibanteng – Situbondo pada hari ini Senin (3/3/2026). Ratusan warga dari dua desa tersebut turun ke sungai, bahu – membahu melaksanakan kerja bakti membangun kembali jembatan Limpas darurat yang sebelumnya hancur diterjang banjir bandang beberapa waktu lalu .

Jembatan Limpas ini bukan sekedar bangunan fisik, melainkan “urat nadi” ekonomi bagi masyarakat setempat. Putusnya akses ini sempat melumpuhkan mobilitas warga yang tergantung pada jalur tersebut untuk aktivitas harian dan distribusi hasil bumi.

Aksi nyata ini dihadari langsung oleh Kepala Desa Patemon (Padli) dan Kepala Desa Wringin Anom (Sahrudin) beserta jajaran perangkat desa masing – masing. Tak ketinggalan Personel dari Polsek Jatibanteng – Polres Situbondo juga terjun langsung ke lapangan, memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.

“Jembatan ini adalah akses satu – satunya. Kalau tidak segera diperbaiki, ekonomi warga dan pendidikan anak sekolah akan tersendat. Ini adalah wujud semangat bersama kedua desa,” ujar Sayuri, salah satu tokoh masyarakat Desa Patemon.

Pembangunan Jembatan darurat berbasis bronjong ini merupakan hasil kolaborasi apik. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Situbondo memberikan dukungan berupa kawat Bronjong dan alat berat untuk mempercepat proses evakuasi material. Sementara itu, untuk kebutuhan material batu dan tenaga kerja sepenuhnya dilakukan secara Swadaya melalui kearifan lokal gotong royong.

Meski bersifat darurat, pembangunan ini diharapkan mampu memulihkan jalur transportasi antar desa dengan cepat, sembari menunggu solusi permanen ke depannya. Senyum optimis warga yang bekerja di tengah teriknya matahari menjadi bukti bahwa beban seberat apa pun akan terasa ringan jika dipikul bersama.

Editor : Redaksi

redaksi

Related Articles