Deteksi Media

GEGER BESUKI! LAUTAN PUTIH & HITAM PENUHI JALAN RAYA SAMBUT 1 MUHARRAM 1448 H. +++

GEGER BESUKI! LAUTAN PUTIH & HITAM PENUHI JALAN RAYA SAMBUT 1 MUHARRAM 1448 H. +++

 

Sukris  —  Deteksi

Situbondo,(deteksimesua.id) – BESUKI – Jalan Besuki Raya berubah jadi lautan manusia, Selasa malam (16/6/2026). Ribuan warga tumpah ruah mengikuti pawai obor menyambut 1 1448 H.

Dari kejauhan, pemandangan paling kontras langsung menampar mata: *lautan jamaah berpakaian Putih & Hitam* membentang sepanjang jalan.

Putih mendominasi. Warna itu bicara tentang kesucian, kemurnian, dan hati yang siap bertaubat. Hitam berdiri sejajar, melambangkan keseriusan, kekuatan, dan tekad warga untuk hijrah meninggalkan kebiasaan buruk.

Pawai ini bukan sekadar jalan. Aksi teatrikal para penggiatnya yang bikin warga berhenti sejenak dan menahan napas. *Banyak pengunjung, terutama ibu-ibu, sampai bersorak-sorai* ketika melihat adegan yang geger dan benar-benar menggegerkan Besuki Raya.

Adegan paling dramatis: kiasan Ka’bah yang dipikul barisan pemuda. Entah sengaja atau tidak, *replika Ka’bah itu akhirnya terjatuh* tepat di tengah jalan.

Bersamaan dengan itu, muncul kiasan lain yang tak kalah mencekam tapi mengundang tawa sekaligus sorak: *patung berbalut kain kafan putih*, persis seperti gambaran kematian yang berjalan di antara manusia.

“Itu bikin saya kaget sekalian merinding. Ada Ka’bah jatuh, ada orang dibungkus kain putih kayak jenazah. Rasanya kayak dipukul. Ngingetin kita ini nanti mati, semua dibawa kain putih doang,” *ucap Subaidi, warga Besuki*, suaranya bergetar.

Tak ada yang pulang dengan hati kosong malam itu. Banyak warga mengaku bangga. Bagi mereka, pawai ini bukan sekadar tradisi tahunan. Ini pengingat keras dari jalanan: *Putih = kesucian yang minta dimaafkan. Hitam = keseriusan yang siap hijrah.*

Dan di detik pergantian tahun Hijriah itu, warga Besuki kompak satu niat: mereset hati, menata langkah, bareng-bareng menuju tahun baru yang lebih baik.

Editor : Redaksi

redaksi

Related Articles