Deteksi Media

Satgas Pangan Kota Mojokerto Memastikan Stok Beras Saat Ini Masih Melimpah

Satgas Pangan Kota Mojokerto Memastikan Stok Beras Saat Ini Masih Melimpah

 

Rusdi – Deteksi

Mojokerto,(deteksimedia.id) – Menjelang Natal dan tahun baru (Nataru), persediaan beras di kompleks pergudangan Bulog Gunung Gedangan, Kota Mojokerto, melimpah.

Saat ini, jumlah beras yang tersedia mencapai 490 ribu ton. Bahkan, stok tersebut cukup untuk tujuh kali penyaluran bantuan pangan di wilayah kota.

Hal ini menjadi bagian dari hasil pemantauan Satgas Pangan Kota Mojokerto, kemarin (16/12). Tim yang terdiri dari unsur pemkot, TNI, polisi, dan kejaksaan itu melaksanakan sidak ke pasar tradisional untuk memantau harga bahan pokok.

Satgas menyimpulkan harga bapok hingga satu pekan menjelang libur Nataru ini masih stabil. ’’Cenderung stabil, ada kenaikan pada harga cabai tetapi tidak signifikan,’’ kata Kanitpidsus Satreskrim Polres Mojokerto Kota Iptu Samsul Arifin di sela sidak.

Guna memastikan stok beras, satgas juga memeriksa gudang Bulog Gunung Gedangan di Jalan Raya Bypass Mojokerto. Hasilnya, persediaan besar dipastikan mencukupi kebutuhan selama momen akhir tahun, bahkan setelahnya.

Wakil Pemimpin Cabang Perum Bulog Mojokerto Fernando Marcos menyatakan, stok beras mencapai ratusan ribu ton.

’’Kalau kita bandingkan dengan kebutuhan bantuan pangan di kota yang sekitar 7 ribu PBP (penerima bantuan pangan), artinya per alokasi kan kita butuh sekitar 70 ribu ton (per PBP menerima 10 kilogram (kg) beras, Artinya, posisi sekarang stok kita ini bisa untuk sampai 7 kali penyaluran masih cukup,’’ jelasnya.

Dengan asumsi ini, setidaknya terdapat 490 ribu ton beras yang tersimpan di gudang tersebut. Fernando mengatakan, selain menjaga persediaan, Bulog juga memastikan harga beras di pasaran tak mengalami lonjakan.

Menurutnya, harga beras premium saat ini Rp 14.900 per kg sesuai HET. Pun dengan beras medium yang masih sesuai HET, yakni Rp 13.500 per kg. Adapun harga beras SPHP dijual sesuai HET Rp 12.500 per kg. ’’Bahkan, ada pedagang yang menjual di bawah HET,’tuturnya.

redaksi

Related Articles