Deteksi Media

Jelang Nataru,Pemkab Bondowoso Mulai Antisipasi Keamanan di Tempat Wisata

Jelang Nataru,Pemkab Bondowoso Mulai Antisipasi Keamanan di Tempat Wisata

 

Umar – Deteksi

BONDOWOSO (deteksimedia.id) – 21/12/2025, Pemerintah Kabupaten Bondowoso memastikan kesiapan pariwisata dalam menyambut libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Meski potensi cuaca ekstrem masih membayangi, seluruh destinasi wisata dipastikan tetap beroperasi dengan pengetatan standar keselamatan bagi pengunjung.

Kesiapan tersebut sejalan dengan arahan Kementerian Pariwisata melalui surat edaran serta hasil koordinasi lintas kementerian.begitu Penjelasan Kabid Disparbudpora Yuni Dwi Handayani.

Menurutnya Disparbudpora aktif mengikuti rapat koordinasi secara daring bersama Kementerian Pariwisata dan kementerian terkait untuk mematangkan langkah pengamanan selama periode libur panjang Nataru.

Koordinasi intensif dilakukan sejak awal, khususnya dengan pengelola hotel dan destinasi wisata.

“Prinsip yang kami kedepankan adalah langkah preventif, untuk mengantisipasi sekecil apa pun potensi kejadian yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Disparbudpora turut mengundang seluruh pengelola destinasi wisata, terutama wisata berbasis air dan wisata minat khusus, agar benar-benar siap menghadapi lonjakan pengunjung. Penegakan Standar Operasional Prosedur (SOP) menjadi fokus utama dalam persiapan tersebut.

“Wisata berbasis air kami tekankan harus menerapkan SOP secara ekstra ketat. Pengunjung sering kali lengah, apalagi yang membawa anak-anak,” katanya, Kamis (18/12/2025).

Ia menegaskan, setiap destinasi wajib menempatkan petugas di titik-titik rawan serta memberikan penjelasan kepada pengunjung sebelum memasuki area wisata. Sementara untuk destinasi yang dikelola pihak swasta, Disparbudpora meminta SOP internal dijalankan secara konsisten tanpa kompromi.

Terkait kondisi cuaca, Disparbudpora mengaku terus berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Hingga saat ini, belum ada kebijakan penutupan destinasi wisata alam selama libur Nataru.

“Informasi sementara, seluruh destinasi masih dibuka. Namun kami menekankan agar pengelola meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian,” jelasnya.

“Berwisata silahkan, tapi pilih waktu yang tepat. Jika cuaca ekstrem, lebih baik ditunda,” imbaunya.

Diketahui, dari total 42 destinasi wisata di Kabupaten Bondowoso, sekitar 60 persen merupakan wisata alam. Sementara enam destinasi yang dikelola langsung oleh Pemkab Bondowoso hampir seluruhnya berbasis alam, termasuk satu destinasi pemandian air panas. (**)

redaksi

Related Articles