Wan – Deteksi
Tulungagung,(deteksimedia.id) – Masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Tulungagung diprediksi kembali menjadi magnet bagi wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah.
Kawasan pantai selatan yang berada di sepanjang Jalur Lintas Selatan (JLS) masih menempati posisi teratas sebagai tujuan favorit.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Tulungagung, Adrian Candra, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan pengelola objek wisata, sebagai bagian dari persiapan menyambut lonjakan kunjungan wisatawan.
Menurutnya, langkah pengamanan juga telah disiapkan, khususnya di kawasan pantai selatan. Personel kepolisian dari masing-masing Polsek disiagakan untuk melakukan pengawasan, sementara pengelola wisata diminta memasang banner imbauan keselamatan agar pengunjung tidak beraktivitas di area yang berisiko.
“Kami sudah berkoordinasi dengan TNI, Polri, serta pengelola tempat wisata untuk memastikan kesiapan dalam menyambut wisatawan selama libur Nataru,” ujar Adrian Candra, Kamis (25/12/2025).
Selain itu, Disbudpar Tulungagung juga telah melakukan pemetaan destinasi wisata yang diperkirakan menjadi tujuan utama pengunjung. Tiga pantai yang diprediksi masih menjadi primadona adalah Pantai Gemah, Pantai Bayem, dan Pantai Midodaren.
Namun demikian, untuk mengantisipasi kepadatan pengunjung yang terpusat di satu lokasi, pihaknya berupaya mengarahkan wisatawan ke destinasi alternatif yang dinilai tak kalah menarik. Di antaranya pantai-pantai di Kecamatan Pucanglaban dan Kalidawir, yang kini semakin mudah diakses seiring tersambungnya JLS Sine.
“Karena akses sudah terbuka, kami mendorong wisatawan agar tidak hanya terfokus di Pantai Gemah, Bayem, dan Midodaren yang berada dalam satu kawasan, tetapi juga mengunjungi pantai lain di Pucanglaban dan Kalidawir,” jelasnya.
Pada libur Nataru kali ini, Disbudpar Tulungagung memperkirakan jumlah kunjungan wisatawan bisa mencapai hingga 100 ribu orang per hari. Angka tersebut pernah terjadi pada libur Nataru tahun sebelumnya, khususnya di Pantai Gemah.
Oleh karena itu, Adrian menegaskan pentingnya kesiapan pengelola wisata dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung. Salah satu hal yang ditekankan adalah menjaga kebersihan kawasan wisata agar wisatawan merasa nyaman selama berlibur.
“Kami mengingatkan pengelola agar memperhatikan kebersihan dan kenyamanan, sehingga wisatawan tidak merasa kecewa saat berkunjung,”(*)




