Ary/red – Deteksi
Bondowoso(deteksimedia.id) ~ Marak bantuan dari Pemerintah untuk siswa & sekolah di seluruh Indonesia salah satunya IFP (Interactive Flat Panel), yaitu layar sentuh digital berukuran besar yang menggabungkan fungsi proyektor, papan tulis, dan televisi pintar menjadi satu perangkat, berfungsi sebagai media pembelajaran interaktif atau alat presentasi di ruang rapat yang memungkinkan pengguna menulis, menggambar, dan berinteraksi langsung dengan konten digital secara mudah dan efisien. Perangkat ini menjadi bagian penting dari digitalisasi pendidikan untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, interaktif, dan kolaboratif.
PT. Hisense International Indonesia selaku Produsen IFP & PT PYX BY Hiesense selaku pemenang tender penyedia barang dan jasa pimpinan Tedy Wong menjelaskan ” Kami selaku pemenang tender dan penyedia Barang dan Jasa, sudah melakukan pembayaran kepada koordinator wilayah Vidia Harun dan Koordinator wilayah Vidia Harun sudah membayarkan kepada koordinator daerah inisial (R), dan alhasil dengan adanya kasus Teknisi yang diduga tidak terbayarkan di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur adalah tanggung jawab Koordinator Daerah,” Jelasnya.
Senada juga dengan Koordinator Wilayah Vidia Harun menambahkan ” Betul mas semuanya tanggungan yang di bulan November-Desember sudah terbayarkan lunas, jangankan di Bondowoso, di luar pulau pun sudah lunas semuanya” sambil menunjukkan bukti transfer ke awak media. “Nah untuk selanjutnya Koordinator Daerah Bondowoso, diduga tidak membayarkan kepada teknisi itu adalah tanggung jawab Koordinator Daerah Bondowoso, tapi mas namanya manusia ada beberapa yang mengeluh kepada saya karena belum terbayarkan, dengan iklas saya membantu semampu saya mas, walaupun tidak full.” Imbuhnya dengan iba.
Berbanding terbalik setelah koordinator daerah inisial (R) dikonfirmasi melalui WhatsApp mejelaskan bahwa pusat belum membayar semuanya alias belum lunas data gantungan “Belum di bayarkan mas, dari pusat, dan sampai saat ini saya belum mendapatkan full kiriman uang untuk teknisi,” Jelasnya, namun tanpa membeberkan bukti yang falid
Terlihat benang kusut dalam kasus ini namun sangat jelas terlihat jika berbicara by Data. Pihak PT sampai koordinator wilayah mengantongi bukti transfer uang jasa teknisi khususnya yang berada di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, sedangkan Koordinator (R) bersikeras mangkir dari kenyataan yang ada.
Sampai diturunkan nya berita ini teknisi Kabupaten Bondowoso sebagian belum terbayarkan sisa 20% yang awal hanya terbayarkan 80%,




