Deteksi Media

Menjemput Cahaya di Langit Keikhlasan ; Memaknai Isra’ Mi’raj dalam Langkah Nyata +++

Menjemput Cahaya di Langit Keikhlasan ; Memaknai Isra’ Mi’raj dalam Langkah Nyata +++

Bay-Deteksi

Situbondo(deteksimedia.id), edisi Jum’at, 16 January 2026, ____ Di bawah naungan langit malam yang tenang, kita kembali di ingatkan pada sebuah perjalanan melampaui logika yang pernah ditempuh Rasulullah Muhammad SAW.

Isra’ Mi’raj bukan hanya soal perpindahan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, atau tentang kenaikan menuju Sidratul Muntaha. Lebih dalam dari itu, ini adalah narasi tentang harapan yang tak pernah padam saat jiwa berada di titik nadir.

Menjadikan Isra’ Mi’raj sebagai teladan, berarti belajar tentang ‘KETENANGAN DI TENGAH BADAI’ .
Sebelum perjalanan ini terjadi, Nabi Muhammad berada dalam masa kesedihan yang mendalam. Namun, Langit justru membukakan pintunya saat Bumi terasa menyempit. Pesan ‘Manisnya’ bagi kita hari ini, ‘Dalam setiap tantangan hidup yang kita hadapi di tahun 2026 ini, Integritas dan ketaatan adalah “KENDARAAN” terbaik untuk mencapai derajat yang lebih tinggi.

Teladan utama yang harus kita bawa pulang adalah ‘Pentingnya Jeda dan Koneksi. Perintah Shalat yang dibawa dari peristiwa ini adalah cara Tuhan memberikan “RUANG ISTIRAHAT” bagi Manusia dari hiruk – pikuk Dunia. Di tengah masyarakat yang semakin cepat dan digital, Isra’ Mi’raj mengajak kita untuk kembali menjejakkan kaki di Bumi dengan kerendahan hati, sembari tetap menjaga hati terpaku pada nilai – nilai Langit.

Mari kita jadikan momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan. Hendaknya setiap langkah kita mencerminkan kebaikan yang dibawa Nabi, menjadi pribadi yang membawa kedamaian (Isra’) dan terus bertumbuh dalam kualitas spiritual (Mi’raj). Karena pada akhirnya, perjalanan yang paling bermakna adalah perjalanan menuju diri yang lebih baik dari hari kemarin.

redaksi

Related Articles