Rahmadi – Deteksi
JEMBER(deteksimedia.id) – Deteksimedia.id Sabtu 17 / Januari / 2026 SMP Negeri 2 Ajung menggelar kegiatan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, atau bertepatan dengan 26 Rajab 1447 H. Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung khidmat di Ruang sekolah SMPN 2 Ajung dan diikuti seluruh murid serta Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).
Kegiatan PHBI ini menghadirkan penceramah Ahmad Samanan S.Pd.M.Pd sekaligus sebagai Kepala Sekolah SMPN 2 Ajung.
Dalam sambutannya Kepala sekolah SMP Negeri 2 Ajung, Ahmad Samanan S.Pd., M.Pd.
Dalam sambutannya, Samanan menyampaikan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj merupakan bagian dari program sekolah sekaligus program OSIS yang rutin dilaksanakan. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bagian dari aktivitas kokurikuler untuk memperdalam dan memperluas pengetahuan murid tentang sejarah perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra’ Mi’raj melalui narasumber kemitraan yang kompeten.
“Melalui kegiatan isra’ mi’raj ini, sekolah berharap peserta didik tidak hanya memahami peristiwa sejarah Isra’ Mi’raj, tetapi juga mampu mengambil nilai-nilai spiritual dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, terlebih menjelang Bulan Suci Ramadhan,” ujarnya.
Sementara itu, dalam ceramahnya, Ahmad Samanan yang menjadi dua profesi selain menjadi Kepala Sekolah dan hari ini menjadi pengisi penceramah ( Mubalik ) di acara isra’ Mi’raj?, mengajak para murid untuk memahami Isra’ Mi’raj dengan cara yang sederhana dan mudah diingat. Ia mengawali tausiyah dengan mengajak seluruh peserta mengenal lebih waktu solat dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut Ahmad Samanan, dengan kewajiban shalat lima waktu yang diterima Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra’ Mi’raj.
Ia menjelaskan bahwa Isra’ adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, sedangkan Mi’raj adalah perjalanan Nabi dari Masjidil Haram hingga Sidratul Muntaha.
Dalam riwayat perjalanan tersebut, Nabi Muhammad SAW melewati tujuh lapis langit dan bertemu para nabi. Di langit pertama, Nabi bertemu Nabi Adam AS; langit kedua bertemu Nabi Yahya AS dan Nabi Isa AS; langit ketiga bertemu Nabi Yusuf AS yang dikenal dengan ketampanan wajahnya; langit keempat bertemu Nabi Idris AS; langit kelima bertemu Nabi Harun AS; langit keenam bertemu Nabi Musa AS; dan di langit ketujuh bertemu Nabi Ibrahim AS.
“Di Sidratul Muntaha, Nabi Muhammad SAW menerima perintah shalat sebanyak 50 waktu. Namun atas nasihat Nabi Musa AS, jumlah tersebut dikurangi hingga akhirnya menjadi lima waktu,” terangnya.
Ia menegaskan bahwa shalat lima waktu tersebut menjadi pengingat bahwa ibadah shalat harus senantiasa melekat dalam kehidupan seorang muslim.
Kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj dan penyambutan Ramadhan ini diharapkan mampu menumbuhkan keimanan dan ketakwaan seluruh warga SMP Negeri 2 Ajung, serta menjadi bekal spiritual bagi para murid dalam menyongsong Bulan Suci Ramadhan 1447 H.




