Deteksi Media

Elemen Penguat Superstructure Gledeg Majid Langkap – Bloro Tak Lagi Sesuai Kontruksi Jembatan Rangka

Elemen Penguat Superstructure Gledeg Majid Langkap – Bloro Tak Lagi Sesuai Kontruksi Jembatan Rangka

 

Bay – Deteksi

Situbondo,(deteksimedia.id), kamis, 18/12/2025, Jembatan Perbatasan Langkap – Bloro lebih Populer dengan sebutan Gledeg Majid ( red bahasa Madura), disebut Gledeg Majid mungkin ada riwayat atau cerita yang cukup melegenda di masa lampau berkaitan penamaan Jembatan Perbatasan Desa Langkap – Desa Bloro, Kecamatan Besuki – Kabupaten Situbondo – Jawa Timur dikenal dengan sebutan Gledeg Majid Langkap – Bloro

Namun disini tidak membahas prihal sejarah Nama Gledeg Majid di masa lampau yang mungkin kita belum lahir
Tapi lebih ke substansi pokok yaitu prihal Desain Jembatan Rangka Gledeg Majid bagian atas (Superstructure) ada perubahan ditinggikan bagian atas namun tidak sesuai standart Desain Jempatan Rangka Besi

Didalam superstruktur jembatan besi, elemen – elemen penguat harus sesuai spesifik batang atas ( top chord). Batang atas berfungsi untuk menahan gaya tekan (kompresi) yang timbul akibat beban di jembatan

Sejatinya peninggian Gledeg Majid bagian atas menggunakan teory IKATAN ANGIN (Wind Bracing) ini adalah penguat penting, berupa batang – batang diagonal atau silang yang dipasang dibidang horizontal, baik bagian atas maupun maupun bawah jembatan. Ikatan Angin berfungsi untuk meningkatkan stabilitas jembatan secara keseluruhan dan melindunginya dari beban lateral, terutama gaya angin yang kuat. Tanpa ikatan angin jembatan bisa rentan terhadap goyangan atau deformasi akibat terpaan angin maupun beban berat kendaraan yang melintas

Diafragma (Diaphragms) adalah elemen penguat sekunder yang dipasang di antara Gelagar atau rangka utama untuk menjaga jarak dan kekuatan lateral struktur, memastikan semua komponen bekerja bersama sebagai satu kesatuan yang kokoh

Tokoh masyarakat Bloro hafidz menyayangkan akan perubahan desain Gledeg Majid bagian atas ditinggikan agar supaya Puluhan Dam Truk yang melintas setiap hari dengan bermuatan Matterial Batu dari Pertambangan Desa Cura Suri agar lebih leluasa melintas, tidak khawatir lagi bagian atas tersangkut Dam Truk atau kendaraan lainnya

“Gledeg Majid bagian atas sudah ditinggikan, namun desainya bagian atas kontruksinya tidak seperti semula ” ungkap hafidz

Sejatinya jika harus ditinggikan desainya haruslah sesuai Superstructure bagian atas, ada besi baja yang melintang, vertikal , menyilang dan semua berkaitan dengan kokoh sesuai standar kontruksi jambatan rangka besi

Peninggian jembatan Gledeg Majid yang kita lihat sekarang tentu sangat bertolak belakang dengan standart kontruksi jembatan rangka seperti uraian diatas

Yang terlihat sekarang dipasang besi horisontal, melintang, kemudian siku diberi penguat, tapi antara Utara Selatan tidak mengikat, mungkin yang merancang desain tersebut berbeda skill dengan teory ilmiah tecnik civil

Siapa dan atas seijin siapa Gledeg Majid ditinggikan dengan Desain yang lucu dan sangat mengkhawatirkan jika dibiarkan begitu saja

Betul kata hafidz Bloro
“Apa nunggu ambruknya dulu baru diperbaiki
Apa nunggu jatuhnya korban dulu baru diperbaiki” ungkapnya kesal

Dalam hal ini Negara ( Pemerintah) jangan sampai kalah dengan segelintir orang, sekalipun berduit hanya memperkaya diri tanpa memikirkan masyarakat banyak, yang dampaknya sangat pilu yaitu jalan amburadul tidak nyaman berkendara
Silahkan pemerintah Hadir untuk menyaksikan keberadaan Gledeg Majid serta kondisi jalan ibarat Tol ca’epon madurena TOL NGANTOOOL

redaksi

Related Articles