Deteksi Media

Kerikil Tajam di Jalan Ilmu: Asa KH. Mohammad Baidhowi di Tengah Keterbatasan Pategalan 💫💫💫

Kerikil Tajam di Jalan Ilmu: Asa KH. Mohammad Baidhowi di Tengah Keterbatasan Pategalan 💫💫💫

 

Bay-Deteksi

Situbondo(deteksimedia.id), edisi Selasa 28 April 2026, ___ Jatibanteng ___ Di balik perbukitan Desa Pategalan – Kec. Jatibanteng – Kab. Situbondo – Jawa Timur, tersimpan sebuah asa besar yang tumbuh di tengah himpitan keterbatasan. KH. Mohammad Baidhowi, pengasuh Yayasan Pondok Pesantren (PP) Sunan Muria, kini hanya bisa mengetuk pintu langit dan nurani pemangku kebijakan.

Jalan Dusun Krajan yang menjadi urat nadi utama menuju Pondok Pesantren tersebut, kondisinya kini kian memprihatinkan. Padahal, jalur ini bukan sekadar akses penghubung antar – dusun, melainkan jalur “Jihad” bagi ratusan Santri dan Siswa yang setiap hari menggantungkan masa depan mereka di bawah naungan Yayasan Sunan Muria.

🚩Antara Sungai Lumpur dan Keselamatan Santri

Kondisi jalan di titik ini tergolong ekstrem. Saat musim hujan tiba, permukaan jalan tak lagi tampak, berubah rupa menjadi aliran sungai yang licin dan berlumpur. Bagi para siswa “colokan” _ sebutan untuk siswa yang tinggal diluar pondok, namun bersekolah di sana, _ perjalanan berangkat sekolah adalah pertaruhan nyawa.

“Kasihan anak – anak, jika tidak hati – hati, mereka bisa terjatuh. Ini adalah akses utama pendidikan dan ekonomi warga,” ujar KH. Mohammad Baidhowi dengan nada getir.
Beliau menyadari, keamanan santri adalah prioritas yang kini terancam oleh bebatuan tajam dan lubang yang menganga.

⚖️ Dilema Dana Desa: Maju kena, Mundur kena

Kepala Desa Pategalan, Ahmad Siri, bukannya tinggal diam. Pihak Pemdes telah berupaya optimal membangun infrastruktur desa beberapa tahun silam. Namun, kini ia dihadapkan pada realita pahit: penyusutan anggaran Dana Desa dari pusat.

Di satu sisi, kebutuhan fisik jalan sangat krusial. Di sisi lain, pundi – pundi anggaran desa tak lagi cukup untuk “meng – cover” perbaikan di titik se – ekstrem itu.
Situasi ini ibarat simalakama, sebuah dilema besar di mana keinginan membangun berbenturan keras dengan tembok keterbatasan finansial.

🫯 Menanti Sentuhan Pemkab Situbondo

Kini, harapan satu – satunya tertuju pada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo. Masyarakat Desa Pategalan dan Keluarga Besar PP Sunan Muria, berharap ada perhatian khusus, atau alokasi anggaran darurat untuk memperbaiki akses vital ini.

“Ini adalah harapan di tengah keterbatasan. Kami sangat berharap Pemkab Situbondo bisa turun tangan mencover perbaikan jalan ini. Jangan sampai ada anak – anak kami yang menjadi korban hanya karena infrastruktur yang tidak layak,” pungkas Kiai Baidhowi.

Sejatinya, memperbaiki jalan menuju PP Sunan Muria bukan hanya soal pengaspalan beton, melainkan upaya menjaga nyala api pendidikan di pelosok Situbondo agar tetap berkobar tanpa harus mempertaruhkan nyawa di atas jalan yang luka.

redaksi

Related Articles