Yon — Deteksi
Blitar,(deteksimedia.id) – Seorang laki-laki pengendara sepeda motor tewas tertabrak Kereta Api (KA) Singasari di perlintasan sebidang tanpa palang pengaman di Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Rabu (11/2/2026) sore.
Korban bernama Andik Cahyono (35), warga Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar itu disebut berkendara sambil menggunakan telepon pintar saat melewati persilangan jalan dengan rel kereta api itu sekitar pukul 16.30 WIB.
Kasat Lantas Polres Blitar Kota, AKP Agus Prayitno, mengatakan bahwa kecelakaan terjadi karena korban diduga tidak menyadari adanya kereta api yang melaju dari arah kanannya.
“Berdasarkan saksi mata yang melihat kejadian, korban sedang menelepon ketika melintasi perlintasan sebidang itu,” ujar Agus saat dikonfirmasi melalui telepon, Rabu petang.
Mengendarai sepeda motor Honda Verza, kata Agus, korban melaju dari arah selatan ke utara. Pada saat yang sama, KA Singasari dari arah Stasiun Blitar sedang melaju ke arah Stasiun Tulungagung untuk tujuan akhir Stasiun Pasar Senen.
Akibat benturan yang terjadi, lanjutnya, korban besarta sepeda motornya sempat terseret sejauh sekitar 30 meter dari titik benturan.
Menurut Agus, lokasi kejadian telah lama diidentifikasi sebagai titik rawan kecelakaan karena tidak dilengkapi palang pintu pengaman atau pun relawan penjaga yang konsisten bertugas.
Karenanya, Satlantas Polres Blitar Kota bersama Dinas Perhubungan dan pemerintah desa setempat menutup total perlintasan tersebut. Namun, langkah itu diprotes oleh warga sekitar dengan alasan jalan yang bersilangan dengan jalur kereta api itu merupakan jalur vital warga untuk bepergian ke pasar. “Akhirnya warga meminta agar sepeda motor masih bisa lewat. Jadi hanya mobil yang tidak bisa melewati perlintasan. Itu kesepakatannya,” terang Agus. Agus belum dapat memastikan apakah ke depan akan mengusulkan penutupan total perlintasan tersebut setelah terjadinya insiden yang menewaskan Andik.(*)




