Wan – Deteksi
Tulungagung(deteksimedia.id) – DPC PDI Perjuangan (PDIP) Tulungagung, Jawa Timur (Jatim), menggelar dialog publik pada Sabtu (6/12/2025) sebagai rangkaian Konferensi Cabang jelang penetapan Ketua DPC definitif.
Agenda ini digelar untuk menjaring aspirasi masyarakat dan berbagai organisasi, termasuk suara generasi Z.
Belanja Masalah untuk Ketua DPC Baru
Pelaksana tugas Ketua DPC PDI Perjuangan Tulungagung, Erma Susanti, menjelaskan bahwa dialog publik ini menjadi wadah penjaringan persoalan riil di lapangan.
Aspirasi tersebut akan menjadi bahan penyusunan strategi, sikap politik dan program kerja ketua DPC nantinya.
“Kami tidak ingin memberikan cek kosong ke ketua baru. Ini belanja masalah untuk dielaborasi menjadi strategi dan program sesuai garis besar partai, Pancasila dan Trisakti,” ujarnya,dirangkum dari sumber media ini 6/12/2025.
PDIP Hadapi Tantangan Persepsi Gen Z
Erma menyebut, PDI Perjuangan selama ini dikenal sebagai partai ideologis. Namun tantangan baru muncul dari kelompok Generasi Z, yang sering menilai partai ideologi sebagai partai tua dan kurang responsif terhadap isu kekinian.
Karena itu, dialog ini penting untuk mendengar langsung beragam aspirasi masyarakat.
“PDI Perjuangan menerima kritik yang paling keras sekalipun. Kami ingin tahu peta persoalan secara nyata,” jelasnya.
Erma menilai, bahwa partai ideologis seperti PDIP seharusnya tetap mampu menjawab isu-isu kontemporer seperti kemiskinan, ekonomi kerakyatan dan budaya kritis yang justru dekat dengan keresahan Gen Z.
Ketua Baru Jadi Jembatan Ideologi dan Generasi Muda
Erma menegaskan, bahwa ketua DPC berikutnya harus mampu menjadi penghubung antara ideologi partai dan Gen Z, kelompok yang tumbuh bersama teknologi, gawai dan media sosial.
Tantangan Gen Z berbeda dengan baby boomers, Gen X dan Gen Y. Karena itu, partai harus menggunakan selera Gen Z untuk membumikan ideologi,” tegasnya.
Erma mencontohkan salah satu kader muda, Seno Bagaskoro, yang mampu menerjemahkan ajaran Trisakti dengan bahasa khas Gen Z.
PDIP Gelar Soekarno Camp Akhir Tahun
Sebagai bagian dari upaya mendekatkan ideologi kepada generasi muda, DPC PDI Perjuangan-Tulungagung juga akan menggelar Soekarno Camp di akhir tahun.
Kegiatan tersebut, bertujuan membumikan pemikiran Bung Karno melalui pendekatan kreatif dan menyenangkan.
“Saat ini sudah ada 100 peserta yang mendaftar. Nanti dilaksanakan di kebun durian Ngantru. Lewat camping, diskusi, permainan dan olah seni, kami membumikan pemikiran Soekarno,”tuturnya.




