Bay-Deteksi
Situbondo, (deteksimedia.id), edisi Jum’at, 12/12/2025Pelaksanaan Kegiatan Peningkatan jalan ruas Besuki – Wringin Anom (Jatibanteng) R. 60, di Jatibanteng rampung dikerjakan beberapa Minggu Lalu
Kegiatan ini merupakan Program Pemerintah Kabupaten Situbondo
Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Permukiman (DPUPP) Situbondo
Bidang Bina Marga
Jenis kegiatan Hotmix AC-WC ( Asphalt Concrete – Wearing Course ),
Lapisan ini dirancang untuk tahan terhadap gesekan, lalu lintas kendaraan dan cuaca
Fungsi Berperan sebagai lapisan pelindung utama yang langsung bersentuhan dengan kendaraan dan cuaca, melindungi lapisan dibawahnya dari kerusakan Mekanis dan Ekstrem
Karakteristik ketabalannya umumnya sekitar 3-4 cm, dan berfungsi memberikan KENYAMANAN BERKENDARA, dan Grip yang baik bagi Ban kendaraan
Lokasi Kegiatan ini di Jatibanteng, Kecamatan Jatibanteng, Kabupaten Situbondo, Jawa – Timur
Dengan Volume 288 Meter
Sumber Dana APBD 2025
Nilai kontrak Rp. 445. 896. 241, 34
Kontraktor Pelaksana CV. AINUN
Dari uraian di atas sejatinya Hotmix ACWC tahan terhadap gesekan lalu lintas dan cuaca
Namun fakta dilapangan menunjukkan khawalitas Hotmix diragukan
Ada kemungkinan LAPIS PONDASI AGREGAT (LPA) kelas A tidak sesuai mekanisme, Non kelas A, sehingga Hotmix di atas LPA mudah retak dan Ambles saat kendaraan bermuatan berat melintas
Seorang Guru yang mengajar diwilayah Jatibanteng, Inisial olsh, melintas setiap hari dari Besuki ke Jatibanteng, menyayangkan kondisi jalan yang baru saja diperbaiki, sebagian sudah rusak
” Prihatin, kondisi jalan baru rampung perbaikan, kini sebagian retak dan Ambles hingga bergelombang, Eman – Eman Anggarannya lumayan besar, buru buru mau rusak lagi ” ungkapnya
Berbeda statetment inisial HF
” ini jalan baru saja di Hotmix, kondisinya sudah seperti itu, menjengkelnya ” tuturnya kesal
Ada sebagian di Group WathsApp, juga ber Opini, bahwa rusaknya sebagian jalan yang baru selesai dikerjakan di Jatibanteng, dikarenakan Dampak dari puluhan Dam Truk keluar masuk mengangkut matterial Tambang, melintas dengan muatan melebihi Tonase (over muatan)
Sehingga akses jalan yang baru selesai diperbaiki dijamin tidak akan bertahan lama
Persoalan rusaknya sebagian akses jalan di Jatibanteng yang baru rampung dikerjakan, kiranya perlu di evaluasi menyeluruh oleh pihak yang berwenang
Apakah pelaksanaan kegiatan peningkatan jalan di Jatibanteng sesuai Perencanaan ?
Atau mungkin salah dalam Perencanaan ?
Sehingga khawalitas Hotmix tidak sesuai standart kontruksi
Kemungkinan besar disebabkan karena dampak dam truk melintas dengan over muatan, melintas di akses jalan yang bukan kelasnya
Jika demikian tidak serta Merta pelaksana kegiatan di salahkan
Atas retak dan amblesya sebagian akses jalan hotmix tersebut
EVALUASI ILMIAH itu Perlu ….!!!




