Deteksi Media

SEJAUH MATA MEMANDANG HANYA PERAHU TERTAMBAT : Satu Bulan Paceklik, Nelayan pesisir Besuki Tercekik Cuaca Ekstrem ++++++

SEJAUH MATA MEMANDANG HANYA PERAHU TERTAMBAT : Satu Bulan Paceklik, Nelayan pesisir Besuki Tercekik Cuaca Ekstrem ++++++

 

Bay  –  Deteksi

Situbondo(deteksimedia.id)edisi Sabtu, 25 January 2026,___ Gelombang tinggi, angin kencang, dan intensitas hujan tinggi yang tak kunjung usai selama satu bulan terakhir, telah melumpuhkan denyut nadi perekonomian warga nelayan di kawasan Pesisir Desa Pesisir – Besuki – Situbondo. Laut yang biasanya menjadi sumber kehidupan, kini berubah menjadi ancaman mematikan yang memaksa ratusan nelayan tradisional menepi, dan bertahan di daratan.

Pemandangan di Tempat pelelangan Ikan (TPI) Besuki pun kontras dengan hari biasanya. Tidak ada hiruk – pikuk aktivitas timbang ikan, sepi transaksi jual – beli. Dermaga berubah menjadi “Kuburan” perahu, tempat ratusan unit perahu hanya disandarkan, diselimuti jaring yang terlipat rapi karena ditinggal pemiliknya tak melaut.

“Sudah satu bulan kami tidak berani ambil risiko. Ombak ganas, angin kencang. Kalau nekat melaut, nyawa taruhannya. Tapi, diam di darat pun kami mati perlahan,” ujar salah satu nelayan setempat dengan nada pasrah.

Akibat terhentinya aktivitas ini, para nelayan mengalami kerugian total karena tidak ada pendapatan sama sekali. Tabungan hasil melaut bulan – bulan sebelumnya telah habis. Memaksa para nelayan berutang demi memenuhi kebutuhan sehari – hari yang semakin mendesak.

“Kebingungan, untuk beli beras dan bayar sekolah anak sekarang harus utang dulu. Kalau cuaca buruk ini berlanjut, kami tidak tahu lagi harus bagaimana,” tambahnya.

Kondisi cuaca ekstrem ini disinyalir sebagai dampak dari puncak musim hujan, dan fenomena cuaca yang memicu gelombang tinggi di perairan Selat Madura. Situasi paceklik ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga cuaca membaik, meninggalkan para nelayan Pesisir Besuki dalam krisis pangan, dan ekonomi yang akut.

Hingga saat ini, para nelayan berharap adanya bantuan, dan perhatian pemerintah terkait, untuk meringankan beban ekonomi, setidaknya untuk mencukupi kebutuhan pokok sehari – hari selama darurat cuaca ini.

redaksi

Related Articles