Deteksi Media

Sengketa Pantai Blitok : Jalur Nelayan Terhalang Warung,Mata Pencaharian Terancam

Sengketa Pantai Blitok :  Jalur Nelayan Terhalang Warung,Mata Pencaharian Terancam

Bay-deteksi

Situbondo,(deteksimedia,id), edisi Jum’at, 26 Desember 2025, Deretan warung makan yang kian menjamur di pesisir Pantai Blitok – Kecamatan Bungatan – Kabupaten Situbondo, kini menjadi sumber ketegangan baru di tengah masyarakat nelayan. Apa yang dilihat wisatawan sebagai potensi wisata kuliner, justru dikeluhkan para nelayan lokal sebagai penghalang akses vital terhadap laut, mengancam keberlangsungan mata pencaharian mereka sehari – hari

Para nelayan mengklaim bahwa pembangunan warung – warung tersebut semakin mempersempit area yang mereka gunakan secara turun temurun untuk menambatkan perahu, memperbaiki jaring, dan mendaratkan hasil tangkapan. Ketua Kelompok Nelayan Blitok, dalam aduannya, menyebutkan bahwa aktivitas bongkar muat hasil laut kini terkendala oleh padatnya bangunanan dan hilir mudik pengunjung warung, menciptakan hambatan logistik yang serius dan berpotensi membahayakan keselamatan kerja.

“Jalur kami ke laut jadi sempit, tempat jemur jaring juga habis. Bagaimana kami bisa kerja optimal kalau kondisi begini? ” Ungkap salah satu nelayan yang merasa dirugikan.

Disiis lain, para pemilik warung berdalih bahwa usaha mereka turut menggerakkan ekonomi lokal dan menyediakan lapangan kerja baru bagi warga sekitar. Mereka merasa memiliki hak untuk memanfaatkan lahan pesisir yang dinilai strategis untuk menarik wisatawan.

Konflik pemanfaatan lahan pesisir ini kini menuntut perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Situbondo. Diperlukan mediasi segera untuk menemukan solusi yang adil dan berkelanjutan, menyeimbangkan antara pertumbuhan sektor pariwisata dan perlindungan terhadap hak – hak dasar serta tradisi masyarakat nelayan setempat, sebelum ketegangan dilapangan memanas dan merugikan semua pihak

redaksi

Related Articles