Bay Deteksi
Situbondo(deteksimedia.id), edisi Rabu, 28 January 2026, ____ Aksi kekerasan menggemparkan Desa Bungatan – Kecamatan Bungatan – Kabupaten Situbondo – Jawa Timur pada Selasa (27/01/2026). Seorang pria berinisial Sdr (54), warga setempat yang berprofesi sebagai petani, nekat membacok seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) inisial SA, yang menjabat sebagai Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Wilayah setempat.
Peristiwa berdarah ini terjadi dipinggir Jalan Raya Bungatan saat korban dalam perjalan pulang ke rumahnya. Berdasarkan informasi dihimpun, kejadian bermula saat pelaku melambaikan tangan memanggil korban. Tanpa rasa curiga, korban menghampiri pelaku, dan sempat melontar kalimat dalam bahasa Madura.
“Bedhe apah phei, la padhe toa, todus oreng”(ada apa saja, sudah sama – sama tua, malu dilihat orang),” ucap korban sesaat sebelum kejadian.
Namun, ucapan tersebut justru dibalas pelaku dengan serangan senjata tajam (Sajam) ke arah leher, korban kaget, dan sempat menangkis dengan lengan kirinya, hingga ia terjatuh. Saat korban tak berdaya, pelaku kembali melayangkan bacokan yang mengenai punggung dan pangkal paha kiri korban.
Melihat korban bersimbah darah, pelaku langsung kabur ke arah Utara. Moch. Mahfud yang melihat korban dilokasi kejadian, mengaku terkejut saat melihat korban sudah terkapar.
“Saya kaget saat melintas dilokasi, korban sudah bersimbah darah. Akhirnya bersama warga langsung menolong korban dan membawa korban ke puskesmas terdekat untuk mendapat pertolongan medis,” ujar Mahfud.
Kapolsek Bungatan, Iptu Liskur membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyampaikan, bahwa terduka pelaku saat ini telah menyerahkan diri ke Mapolsek Bungatan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Berdasarkan rumor yang beredar dikalangan warga, motif aksi nekat ini diduga kuat karena pelaku sudah lama memendam rasa cemburu terhadap korban.
Saat ini, Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mendalami motif pasti di balik tindikan penganiayaan berat tersebut.




