Yon — Deteksi
Blitar,(deteksimedia.id) – Pemerintah Kota Blitar mulai menggeber penyaluran berbagai bantuan sosial (bansos) untuk meringankan beban masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.
Penyaluran bantuan ini dilakukan secara komprehensif dengan mengintegrasikan dukungan dari pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah.
Plt Kepala Dinas Sosial Kota Blitar, Yudha Budiono, memastikan, bantuan tersebut menyasar berbagai lapisan masyarakat keluarga penerima manfaat (KPM).
KPM yang menerima bansos antara lain meliputi Program Keluarga Harapan (PKH)-BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) hingga bantuan spesifik bagi kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas.
Penyaluran Bansos di Kota Blitar
Bantuan sosial yang disalurkan Pemkot Blitar bersumber dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun pemerintah daerah.
“Menghadapi Lebaran tahun ini, pemerintah banyak mencairkan bantuan sosial baik dari pusat, provinsi, maupun daerah,” kata Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Blitar, Yudha Budiono, Sabtu (7/3/2026).
Yudha menjelaskan, bansos yang sudah disalurkan meliputi program PKH-BPNT dari pemerintah pusat untuk 5.212 keluarga penerima manfaat (KPM).
Setiap KPM mendapatkan bantuan senilai Rp500.000.
Selain itu, terdapat bansos PKH Plus yang bersumber dari anggaran Pemprov Jatim dengan sasaran sekitar 500 KPM.
“Dari Kemensos juga ada atensi terkait penyaluran bansos kepada empat sasaran, yaitu, lansia, kelompok rentan, tukang tambal ban, dan disabilitas,” ujarnya.
Yudha menambahkan, bantuan untuk para lansia diberikan dalam bentuk beras, minyak goreng, susu, dan pakaian Lebaran.
Sementara itu, kelompok rentan mendapatkan bantuan berupa gerobak usaha.
Dalam waktu dekat, warga juga akan menerima bansos dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) bagi lebih dari 8.000 KPM.
“Sekarang, kami sedang melakukan finalisasi data penerima bansos dari Bapanas. Makanya, rastrada belum kami salurkan karena masih banyak bansos yang disalurkan ke warga menjelang Lebaran ini,” katanya.(*)
Editor : Redaksi




