Bay – Deteksi
Tapalkuda(deteksimedia.id), edisi kamis 04 Juni 2026 * B
ondowoso *,Di ujung Jalan Arak-Arak, Desa Banyuputih, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, denyut pendidikan Islam terus berdetak. Pondok Pesantren At-Taufiq berdiri kokoh sebagai rumah ilmu yang didirikan oleh KH. Achmad Safrudin Ilyas, sekaligus pengasuh yang setia membimbing santrinya hari demi hari.
Di bawah naungan Yayasan At-Taufiq, pesantren ini tidak berhenti pada pengajian kitab kuning. Lembaga pendidikan formal berbasis pesantren juga tumbuh beriringan: PAUD, SD, SMP, hingga SMK. Kurikulum umum dan kurikulum pesantren dipadukan, agar santri cakap ilmu dunia, kuat pondasi akhirat.
Saat ini kurang lebih 55 santri mukim menetap di pondok. Pagi hingga malam mereka isi dengan mengkaji berbagai kitab klasik, disiplin sorogan dan bandongan, serta pendidikan Madrasah Diniyah/Madin. Dari dasar tauhid, fikih, akhlak, sampai tata cara membaca Al-Qur’an diamalkan langsung dalam keseharian.
KH. Achmad Safrudin Ilyas menegaskan visi besar pondok: mencetak generasi yang berjiwa santri dan berintegritas. “Santri itu bukan hanya pandai mengaji, tapi jujur, amanah, disiplin, dan punya adab. Itulah bekal hidup, bukan cuma bekal ujian,” pesan pengasuh kepada seluruh santri, guru, dan wali santri.
Perjalanan PP At-Taufiq sampai hari ini tidak lepas dari uluran tangan banyak pihak. Pengasuh menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh ustadz/ustadzah, dewan guru, pengurus yayasan, wali santri, tokoh masyarakat Banyuputih Wringin, serta donatur dan dermawan yang terus mendukung operasional pesantren dan lembaga pendidikannya.
“Terima kasih atas doa, tenaga, dan rezekinya. Mari kita terus jaga amanah ini bersama. Pondok ini milik kita semua,” tambah KH. Achmad Safrudin Ilyas.
Dari PAUD yang riuh tawa anak-anak, sampai SMK yang menyiapkan skill dan adab, PP At-Taufiq konsisten merawat nilai: ilmu, adab, dan integritas. Di Tapal Kuda, satu pondok kecil terus menebar cahaya, mencetak santri yang siap mengabdi untuk agama, bangsa, dan sesama.
Editor : Redaksi




