Deteksi Media

Hajatan Pernikahan Sebagai Media Pengikat Tali persaudaraan Dan Pelestarian Budaya Lokal +++

Hajatan Pernikahan Sebagai Media Pengikat Tali persaudaraan Dan Pelestarian Budaya Lokal +++

 

Suryadi – Deteksi

Bondowoso,(deteksimedia.id) – Pernikahan bukan sekedar menyatukan dua individu , namun dua keluarga dam hajatan adalah bentuk syukuran .

Selain itu, bertujuan mengumkan pernikahan sekaligus memohon doa restu dan berbagi kebahagiaan.

Pernikahan merupakan peristiwa yang sakral dalam kehidupan manusia dan memiliki nilai-nilai tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi. Nilai-nilai tradisi tersebut mencerminkan kekayaan budaya lokal dan norma sosial yang dijunjung tinggi dalam masyarakat.

Pada saat yang sama, hajatan pernikahan juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan.

Berdasarkan hasil penelitian penulis, bahwa nilai – nilai tradisi dalam hajatan pernikahan memainkan peran penting dalam mempertahankan identitas budaya lokal.

Di sisi lain , persiapan dan pelaksanaan hajatan pernikahan melibatkan konsumsi barang dan jasa yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal. Peningkatan konsumsi barang memberikan dorongan pada sektor-sektor terkait dengan hajatan pernikahan dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan pemerintah melalui pajak dan pungutan yang terkait.

Sementara itu, pada tanggal 3 Juni 2026 pukul 13.00. Wib di kediaman Fajar/Misnawar beralamat di RT 09 Bercak Asri Kecamatan Cermee Kabupaten Bondowoso berlangsung Walimatul Ursy dan khitan.
Dalam kegiatan
tersebut dihadiri oleh dua ratus undangan dan penceramah KH. Ubaidillah Hasan yangl didampingi tokoh ulama Bercak Asri.

Selanjutnya, pada tanggal 4 Juni 2026 akan dilanjutkan acara resepsi perniikahan yang dimeriahkan ketoprak madura Bintang Samporna yang datangnya dari Cermee.

Selanjutnya, dapat disimpulkan bahwa hajatan pernikahan bukan hanya berupa pesta belaka, namun memiliki nilai spiritual dan sosial yang mendalam untuk menjaga keberlanjutan budaya lokal. Semoga !.

redaksi

Related Articles