Deteksi Media

KERACUNAN MASSAL MBG : KEPALA BGM MINTA MAAF, Semprot Pengelola dan Cabut Izi SPPG Bermasalah !! +++

KERACUNAN MASSAL MBG : KEPALA BGM MINTA MAAF, Semprot Pengelola dan Cabut Izi SPPG Bermasalah !! +++

 

Bay-Deteksi

Nasional(deteksimedia.id), edisi Selasa, 03 Pebruary 2026, ___ Atmosfer di Sentul Internasional Convention Center (SICC) mendadak tegang usai Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah pada Senin (2/2/2026). Di hadapan awak media, Kepala Badan Nasional (BGN) Dr, Ir, Dadan Hindayana, menyampaikan permohonan maaf terbuka atas insiden keracunan massal menimpa siswa di sejumlah daerah, namun dibarengi dengan peringatan keras yang tidak main – main.

Kepala BGN menegaskan tidak ada ruang bagi kelalaian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebagai langkah konkret, BGN resmi Menghentikan Sementara Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bermasalah.

“Kami minta maaf atas insiden ini, tapi kami juga mengeluarkan peringatan keras. SPPG yang bersangkutan kami hentikan total untuk evaluasi menyeluruh,” tegas kepala BGN.

Langkah ‘bersih – bersih’ ini mencakup Audi total terhadap standar higienitas dan kompetensi SDM di seluruh titik distribusi. BGN kini mewajibkan standar tanpa kompromi :

1. Sertifikasi Dinkes : Dapur SPPG wajib memiliki sertifikat higienitas resmi dari Dinas Kesehatan setempat.

2. Sertifikasi Kompetensi : Mulai dari kepala dapur, ahli gizi, penjamah makanan, hingga pekerja dapur tidak boleh lagi sekadar “bisa memasak” melainkan wajib memiliki sertifikat kompetensi profesional.

Pesan BGN sangat jelas : Nyawa siswa adalah prioritas tertinggi. Setiap titik SPPG yang tidak memenuhi kriteria kelayakan akan langsung “DIKOTAKKAN” dan dilarang beroperasi hingga standar keamanan pangan terpenuhi 100%. Pemerintah tidak akan membiarkan program strategis ini tercoreng oleh manajemen dapur yang amatir.

redaksi

Related Articles