Suryadi – Deteksi
Bondowoso,(deteksimedia.id) – Pertunjukan kuda kencak pada masyarakat di Kabupaten Bondowoso digolongkan digolongkan sebagai pertujukan karena atas fungsi yang melekat pada kegiatan ritual madyarakat.
Tampilannya digunakan sebagai media simbolik eksistensial pada masa inidiasi, baik untuk acara pernikahan atau khitanan.
Kuda kencak adalah seni pertunjukan tradisional jawa timur, yang menampilkan kuda menari mengikuti irama musik dan dilatih oleh pawang untuk menghentakkan kaki secara berirama.
Kesenian kuda kencak sangat populer di kalangan masyarakat Bondowoso dan Situbondo dengan pengaruh kuat budaya madura.
Makna kencak berarti menari dengan mengangkat kaki bergantian. Sedangkan kesenian kuda kencak diakui sebagai warisan budaya yang mencerminkan kearifan lokal masyarakat Bondowoso.
Biasanya kuda kencak dihiasi pakaian adat yang meriah, sehingga bukan sekadar tontonan belaka namun memiliki simbol budaya, sejarah dan kegembiraan masyarakat.
Sementara itu, perkumpulan kuda kencak Bunga Desa yang beralamat di Desa Batu Ampar KecamatanCermee Kabupaten Bondowoso kini telah berkolaborasi dengan iring-iringan drumband.
Ternyata, perkumpulan kuda kencak Bunga Desa pernah diundang Bupati Bondowoso untuk memgisi acara pembukaan Festival Muharram
Kesenian kuda kencak yang ada selama bertahun – tahun dan diwariskan secara regenerasi.
Dalam era globalisasi dan modernisasi yang semakin deras, pelestarian kesenian kuda kencak sangat penting untuk mempertahankan dan mengembangkan nilai-nilai budaya lokal.
Oleh karena itu, perlu adanya perhatian dan dukungan dari : masyarakat, pelaku seni budaya dan pemerintah. Niscaya !.💥💥💥




