Rahmadi – Deteksi
JEMBER (deteksimedia.id) — Kamis 29 Januari 2026 Pemerintah Kecamatan Sukowono melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), Bagi Hasil Pajak dan Retribusi (BGH), serta Pendapatan Asli Desa (PAD) Tahap II Tahun Anggaran 2025 di Desa Sukorejo. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pengawasan untuk memastikan pelaksanaan program dan kegiatan desa berjalan sesuai dengan perencanaan, ketentuan peraturan perundang-undangan, serta prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa.
Kegiatan Monev tersebut dihadiri langsung oleh Camat Sukowono, Bapak Jono Wasinudin, S.Kep., M.Si, bersama jajaran Muspika Kecamatan Sukowono. Turut hadir Sekretaris Camat Sukowono, Bapak Ketang, Kepala Desa Sukorejo, Bapak Rudianto, beserta seluruh perangkat desa. Hadir pula Kasi PMKS Kecamatan Sukowono, Bapak Hasan Basri, Kasi Pemerintahan Kecamatan Sukowono, Bapak Madya, perwakilan dari PU Bina Marga, Ibu Etty, Pendamping Kecamatan Sukowono, Bapak Totok, serta Pendamping Lokal Desa (PLD) Desa Sukorejo.
Dalam pelaksanaan monitoring dan evaluasi, tim melakukan peninjauan administrasi serta pelaksanaan kegiatan fisik dan nonfisik yang bersumber dari DD, ADD, BGH, dan PAD Desa Tahap II. Selain itu, dilakukan pula evaluasi terhadap realisasi anggaran, capaian kegiatan, serta kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan di lapangan.
Camat Sukowono dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan Monev ini bukan semata-mata sebagai bentuk pengawasan, namun juga sebagai sarana pembinaan bagi pemerintah desa agar pengelolaan keuangan desa dapat semakin tertib, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga mengapresiasi kinerja Pemerintah Desa Sukorejo serta berharap seluruh rekomendasi hasil Monev dapat segera ditindaklanjuti guna meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa ke depan.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan pengelolaan dana desa di Desa Sukorejo dapat berjalan lebih optimal, transparan, dan akuntabel, serta mendukung terwujudnya pembangunan desa yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.




