Fai – Deteksi
Banyuwangi,(deteksimedia id) – Ahmad Kusaini (70), warga Dusun Sumbersuko,Desa Kesilir,ditemukan meninggal dunia di saat memancing ikan diwilayah Muara Lampon, Dusun Ringinsari, Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran,Banyuwangi pada Jumat ( 22/5/2026 ) sekira pukul 07.30 WIB.
Korban pertama kali ditemukan oleh dua pelajar yang juga sedang memancing di lokasi tersebut. Sebelum ditemukan meninggal, korban diketahui masih sempat berbincang dengan saksi dan terlihat dalam kondisi sehat.
Kapolsek Pesanggaran Kompol Maskur melalui Kanit Reskrim Aiptu Heru Prasetyo mengatakan, awalnya saksi bernama Arjuna Wijaya bersama rekannya tengah memancing sejak pagi hari, ” Korban sebelumnya masih terlihat sehat dan sempat berbicara dengan saksi saat sama-sama memancing di lokasi,” ujarnya.
Tak berselang lama,lanjut Kanit Rekrim, saksi melihat korban tiba-tiba terjatuh dalam posisi tengkurap di tepi muara. Mengetahui hal tersebut, saksi langsung berusaha memberikan pertolongan sambil meminta bantuan warga sekitar pantai.
“ Saat saksi mendekat dan mencoba menolong, korban sudah tidak bergerak dan dinyatakan meninggal dunia,” kata Aiptu Heru Prasetyo.
Petugas Polsek Pesanggaran bersama tenaga medis dari Puskesmas Pesanggaran kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah Tempat Kejadian Perkara ( TKP ) Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Hasil pemeriksaan tenaga medis tidak ditemukan luka baru ataupun tanda kekerasan. Hanya terdapat goresan kulit akibat tersangkut akar di sekitar lokasi,” imbuh Heru.
Di lokasi kejadian, petugas juga mengamankan sejumlah barang milik korban berupa tiga buah joran pancing dan satu kursi lipat warna hitam yang digunakan korban saat memancing.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit stroke. Keluarga korban juga menolak dilakukan autopsi dan telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
“Pihak keluarga sudah mengikhlaskan dan membuat surat pernyataan tidak berkenan dilakukan autopsi,” pungkasnya.




